Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Bone bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bone sukses menyelenggarakan Diseminasi EKO-BUDAYA bertema "Sipakainge dengan Karya Lokal" pada Minggu, 19 Juli 2026, bertempat di Alun-Alun Kota Bone (Lapangan Merdeka).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Outcome-Based Education (OBE) melalui mata kuliah Budaya Lokal dan Ekonomi Syariah. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga didorong untuk menghasilkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memiliki nilai ekonomi.
Mengusung semangat sipakainge—nilai budaya Bugis yang bermakna saling mengingatkan dalam kebaikan—kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai karya dan produk lokal sekaligus memperkuat jiwa kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan ekonomi syariah.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai pihak. HIPMI Bone berkolaborasi bersama FEBI IAIN Bone dalam penyelenggaraan acara, sementara PT Pegadaian Cabang Watampone dan EXTRA JOSS memberikan dukungan pembiayaan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Dalam rangka memperkaya wawasan peserta, Dinas Perindustrian Kabupaten Bone turut hadir memberikan pendampingan mengenai pengembangan produk lokal dan peluang industri kreatif. Selain itu, peserta memperoleh sesi coaching kewirausahaan dari sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Bone, di antaranya Percetakan Trias Muda yang diwakili oleh Adi serta Apotek Cahaya Medika yang diwakili oleh Apt. Wawan Setiawan, S.Farm.. Beberapa pengurus HIPMI Bone juga turut hadir untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada mahasiswa.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan kewirausahaan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut didukung oleh Apotek Cahaya Medika sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus melengkapi rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Diseminasi EKO-BUDAYA ini, FEBI IAIN Bone berharap implementasi pembelajaran berbasis OBE dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, serta mampu mengembangkan potensi budaya lokal menjadi peluang usaha yang bernilai dan berdaya saing.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis kearifan lokal.