Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri Bone melaksanakan Sidang Yudisium Sarjana Program Strata Satu (S1) Periode Juli 2026 pada Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Aula FEBI Lantai 2. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu Sesi Pertama pada pukul 09.00 WITA dan Sesi Kedua pada pukul 11.00 WITA.
Sidang yudisium dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone, Dr. H. Ahmad Abdul Mutalib, Lc., M.Ag., selaku Ketua Sidang, dengan Wakil Dekan I, Dr. Aksi Hamzah, S.E., M.Si., bertindak sebagai Sekretaris Sidang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II, Dr. H. Arifin S., M.Ag., Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Drs. Jainuddin, para Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone.
Pada periode ini, sebanyak 170 mahasiswa resmi dinyatakan lulus melalui sidang yudisium. Jumlah tersebut terdiri atas 81 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, 48 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, dan 41 mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah. Lulusan Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah berhak menyandang gelar Sarjana Ekonomi (S.E.), sedangkan lulusan Program Studi Akuntansi Syariah berhak menyandang gelar Sarjana Akuntansi (S.Akun.).
Sidang yudisium merupakan tahapan akademik yang menandai berakhirnya masa studi mahasiswa setelah memenuhi seluruh persyaratan akademik yang telah ditetapkan. Melalui proses ini, fakultas secara resmi menetapkan kelulusan mahasiswa sebelum mengikuti prosesi wisuda.
Pada yudisium periode ini, terdapat dua mahasiswa yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00, yaitu Ahmiati dan Nurfadhillah Afifah dari Program Studi Ekonomi Syariah. Prestasi tersebut menjadi bukti dedikasi, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi selama menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone.
Melalui pelaksanaan yudisium ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone berharap seluruh lulusan mampu mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu, para lulusan diharapkan senantiasa menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.